✓5+ Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}

Kelinci merupakan  hewan  mamalia yang dibanyak digemari oleh masyarkat baik di Indonesia maupun luar negeri. Kepopuleran kelinci  ini tidak hanya sebagai hewan peliharaan rumahan atau sebagai kelinci hias saja, Akan tetapi daging kelinci pun populer di masyarakat.

Ternak kelinci yang populer saat ini adalah budidaya kelinci pedaging yang nantinya akan menjadi konsumsi masyarakat. Contoh olahan makanan yang berasal dari daging kelinci antara lain bakso kelinci, sate kelinci, nugget kelinci, dan lainnya.

Artikel kali ini akan  membahas tentang cara ternak kelinci bagi pedaging pemula yang bisa diterapkan secara langsung.

 

Jenis Kelinci Untuk Ternak

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by www.liputan6.com

Dalam budidaya kelinci, ada tiga fokus utama yaitu,kelinci yang berorientasi pada daging, bulu, dan kulit. Ternak kelinci di indonesia lebih dindominasi oleh kelinci pedaging karena pemanfaatan bulu dan kulit kelinci belum berkembang luas di perindustrian indonesia.

Berikut jenis-jenis kelinci untuk ternak yang sesuai dengan tiga fokus di atas antara lain:

JenisUkuranTujuanBerat (kg)
American ChinchillaStandarDaging, Bulu4,1 – 5,4 kg
CalifornianStandarDaging4,1 – 4,5 kg
English SpotStandarDaging2,3 – 3,6 kg
Flemish GiantsGiantDaging6,3 – 12 + kg
New ZealandStandarDaging3,6 – 5,4 kg
RexStandarDaging, Kulit3,6 – 5 kg
SatinStandarDaging, Bulu4 – 5 kg
BligonStandarDaging3 – 5 kg

Daging kelinci yang berasal dari kelinci pedaging merupakan sumber protein alternatif yang baik selain daging ayam, sapi, maupun hewan ternak yang lainnya. Berikut kandungan gizi yang ada dalam daging kelinci :

Kandungan Gizi
Ukuran porsi : 100 gram (g) per porsi
Zat GiziJumlah
Kalori136 g
Total lemak5.55 g
·        Lemak Jenuh1.66 g
·        Lemak tak jenuh ganda1.08 g
·        Lemak tak jenuh tunggal1.5 g
Kolestrol57 mg
Sodium41 mg
Kalium330 mg
·        Total karbohidrat0 g
·        Serat0 g
Protein20.05 g
Vitamin A0 %
Vitamis C0 %
calsium1 %
Zat besi9 %

Panduan Beternak Kelinci Pedaging

Sebelum memulai budidaya kelinci, tentunya harus menyiapkan berbagai persiapan untuk menunjang keberhasilannya. Berikut beberapa persiapan yang harus disiapkan antara lain :

Memilih lokasi yang cocok

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by troboslivestock.com

Langkah pertama yaitu mencari lokasi yang cocok untuk dijadikan tempat budidaya kelinci pedaging. Berikut beberapa ketentuan yang harus diperhatikan dalam mencari lokasi untuk kandang, yaitu :

  • Jauh dari pemukiman penduduk
  • Bebas dari suara yang bising dan asap/polusi
  • Dekat dengan sumber air
  • Dekat dengan sumber pakan yang dibutuhkan seperti hijau-hijauan
  • Sebaiknya lokasi nya terletak di tempat yang sejuk dengan suhu 15-20 oC
  • Sinar matahari bisa masuk ke lokasi tersebut
  • Tidak lembab
  • Sirkulasi udara yang bagus
  • Bebas dari predator seperti anjing, kucing, ular, dan sebagainya

2. Menyiapkan Kandang Kelinci

Menyiapkan kandang untuk hewan ternak merupakan keharusan bagi peternak sebelum mulai beternak. Funsi dari kandang ini  untuk membuat nyaman dan melincungi hewa ternak yang akan kita budidayakan.

Terdapat 3 tipe kandang yang bisa dipakai untuk beternak  yaitu, tipe ranch, tipe postal, dan tipe battery.

Kandang Tipe Ranch

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by Dekorrumah.net

Kandang tipe ranch ini bisa diaplikasikan di ruangan terbuka maupun tertutup. Ciri-ciri model ini yaitu berupa hamparan luas yang didalamnya disediakan tempat untuk berteduh dan istirahat untuk kelinci.

Tentunya sekeliling kandang diberikan pagar tinggi sekitar 0,5 sampai 1 meter agar kelinci tidak bisa kabur/lolos dari dalam kandang. Kelebihannya yaitu, biaya pembangunan dan perawatan yang relative lebih murah.

Kekurangannya yaitu, harus mempunyai lahan yang luas, pertumbuhan daging tidak optimal karena kelinci banyak bergerak, dan proses reproduksi yang tidak terkontrol.

Kandang Tipe Postal

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by modelkursi.co

Kandang tipe postal ini biasanya digunakan untuk proses perkawinan antara kelinci Jantan dan kelinci betina, dan membesarkan anak kelinci yang baru lahir sebelum disapih.

Anak kelinci yang sudah berumur 8 minggu sudah bisa disapih dari induknya dan dimasukkan ke lain kandang. Ciri-ciri kandang tipe ini yaitu :

  • Bentuknya persegi panjang
  • Atapnya terbuat dari kayu atau seng untuk melindungi dari hujan apabila diletakkan di area terbuka
  • Dinding terbuat dari kayu, triplek atau bambu
  • Bagian depan terbuat dari kawat strimin
  • Alas terbuat dari kayu atau bambu
  • Disetiap sudut alas diberi kaki yang terbuat dari kayu untuk menyangga kandang dengan panjang 50 cm

Kandang Tipe Battery

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by gambarfurniturekeren.com

Kandang tipe ini merupakan pengembangan dari kandang tipe postal yang mana setiap satu kandang berisi satu kelinci yang bertukjuan untuk pembesaran. Untuk peletakan kelinci betina yang sedang hamil hendaknya diberi tambahan kotak untuk melahirkan.

Ukuran standar kandang ini sebesar 60x40x40 dengan ketentuan tidak terklalu besar dan terlalu kecil, tapi disesuaikan dengan jenis kelinci pedaging yang dibudidayakan.

Ciri-ciri kandang tipe ini yaitu :

  • Bentuknya bertingkat seperti rumah susun/rak
  • Atapnya terbuat dari kayu atau seng untuk melindungi dari hujan apabila diletakkan di area terbuka
  • Dinding terbuat dari kayu, triplek atau bambu
  • Bagian depan terbuat dari kawat strimin
  • Alas terbuat dari kayu atau bambu
  • Antara susun pertama dan kedua harus diberikan sekat agar bisa diberikan kotak untuk kotoran yang bisa di lepas. Seghingga untuk memudahkan dalam membersihkan kotoran
  • Disetiap sudut alas diberi kaki yang terbuat dari kayu untuk menyangga kandang dengan panjang 50 cm

3. Pembibitan kelinci

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah pembibitan kelinci guna memperbanyak ternak yang ada. Proses pembibitan ini melalui beberapa tahap yaitu :

Memilih bibit dan calon indukan yang unggul

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by Onkel Ramirez on Pixabay

Memilih bibit yang unggul adalah suatu keharusan bagi peternak kelinci pedaging agar dapat memperoleh calon-calon kelinci pedaging yang sehat dan baik. Tentunya dalam memilih bibit ini tidak bisa sembarangan karena akan berdampak pada keturunan yang dilahirkan.

Berikut beberapa ciri-ciri untuk menentukan bibit kelinci pedaging yang unggul :

  • Kondisinya kelinci sehat dan bebas penyakit
  • Memiliki bobot indukan jantan 3-5 kg, dan betina 4-5 kg
  • Mata cerah dan terawatt
  • Bulu bersih dan tidak kusam, terutama di daerah kelamin
  • Untuk indukan betina diusahakan mempunyai jumlah puting antara 10-12 buah agar maksimal dalam menyusui
  • Lincah danaktif bergerak
  • Tidak cacat
  • Tidak mudah nervous
  • Kepala besar
  • Lubang hidung lebar dan kering

Reproduksi, Perkawinan

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by Okdogi.com

Reproduksi dan perkawinan adalah fase untuk memperbanyak keturunan dari indukan kelinci jantan dan betina. Untuk mengetahui kelinci betina yang sudah siap kawin atau belum bisa dengan memperhatikan beberapa hal yaitu :

  • Terlihat gelisah
  • Sering berputar-putar dalam kandang
  • Gerakannya lebih aktif dan lincah
  • Menggosokan dagunya di area kandang
  • Vulva berwarna merah jambu dan basah

Perkawinan pada kelinci bisa dilakukan dnegan dua cara yaitu, secara berkelompok (satu jantan mengawini lebih dari satu betina) dan berpsangan (1 jantan dan 1 betina).

Sebelum kelinci dikawinkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelumnya, yaitu :

  • Usia kelinci yang sudah siap kawin hendaknya berumur 6-12 bulan (tergantung jenis kelinci)
  • Maasa birahi kelinci berlangsung selama 11-15 hari
  • Masa kehamilan berlangsung kurang lebih 28-35 hari (tergantung jenis kelinci)
  • Masa menyusui anak kelinci biasanya 8 minggu dan setelah itu disapih (dipisahkan dari induknya)
  • Saat anak kelinci menyusu selama 15-20, diberikan daun-daunan agar bisa belajar makan
  • Jumlah anak dalam satu kali kelahiran bisa 1-12 ekor (tergantung jenis kelinci)

Beberapa tahapan mengawinkan kelinci sebagai berikut :

  • Bawa kelinci betina ke dalam kandang kelinci jantan
  • Dalam mengawinkan kelinci diusahaklan berada dalam suhu yang sejuk. Idealnya mengawinkan kelinci ketika pagi hari atau malam hari
  • Setelah kelinci betina masuk ke dalam kelinci jantan, biarkan dahulu agar melakukan pemanasan
  • Ketika kelinci jantan sudah berhasil menaiki kelinci betina, maka diistirahatkan 15 menit dengan mengembalikan kelinci jantan ke kandangnya.
  • Proses kawin ini bisa dilakukan selama 3 kali untuk memperoleh prosesntase kesuksesan hamil yang tinggi
  • Ketika kelinci jantan tidak mau kawin, maka solusinya adalah ganti dengan pejantan yang lain. Jika masih tidak mau berarti tanda kelinci betina tersebut sedang stress atau masa hamil.

Pemuliabiakan Kelinci

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by Pirkko Valtonen on Pixabay

Pemuliabiakan kelinci adalah istilah dalam peternakan untuk memperbaiki kualitas kelinci yang ada agar sesuai dengan yang diinginkan oleh peternak.

Untuk pemuliabikan ini biasanya peternak melakukan perkawian silang antara satu jenis kelinci dengan jenis lainnya. Ada tiga proses yang bisa dilakukan untuk pemuliabiakan ini yaitu :

  • Cross Breeding (silang luar): merupakan sistem pembibitan dengan kawin silang antar induk jantan dan induk betina yang tidak memiliki hubungan darah. Tujuannya untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik dan menambah sifat-sifat unggul dari kedua induknya.
  • In Breeding (silang dalam) : merupakan sistem pembibitan dengan mengawinkan induk jantan dan induk betina yang masih mempunyai hubungan darah. Tujuannya untuk mempertahankan dan menonjolkan sifat spesifik dari kelinci tersebut. Misalnya kualitas bulu dan proporsi daging.
  • Pure Line Breeding (silang antara bibit murni) : merupakan sistem modifikasi dari in breeding. Akan tetapi kelinci yang dikawinkan diatur agar hubungan darahnya tidak terlalu dekat. Tujuannya untuk mendapatkan jenis kelinci baru dengan keunggulan dari kedua induknya.

Kelahiran

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by Milchdrink on Pixabay

Kelinci yang sudah berhasil dibuahi oleh kelinci jantan akan mengalami masa hamil kurang lebih selama 28 – 35 hari. Dalam waktu 12-14 hari,

Kita bisa mendeteksi kelinci tersebut sudah hamil atau belum dengan meraba perut kelinci betina. Jika ada seperti bola –bola kecil maka tandanya perkawinan telah sukses dan harus menyiapkan kotak sebagai persiapan kelinci melahirkan.

4. Pemeliharaan

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by jggrz on Pixabay

Pemeliharaan ini meliputi berbagai aspek antara lain yaitu :

Tindakan pencegahan dan pengondisian kandang

Lingkungan yang ada di sekitar kandang hendaknya selalu bersih dan kering agar kelinci selalu sehat dan terhindar dari penyakit. Ketika kondisi lingkungan yang lembab dan basah menyebabkan kelinci gampang terkena pilek dan penyakit kulit.

Pastikan juga kandang klelinci selalu bersih dengan cara dibersihkan minimal 2 kali dalam satu hari.

Penanganan penyakit

Tanda-tanda kelinci yang sedang terkena penyakit yaitu terlihat lesu, nafsu makan menurun, suhu badan naik, mata sayu, dan tidakmau makan. Ketika tanda tersebut muncul, maka kelinci yang sakit segera dipindahkan agar tidak menyebar ke kelinci yang lainnya.

Perawatan anak kelinci

Anak kelinci yang sudah berusia 8 minggu hendaknya disapih dari induknya dan dimasukkan ke dalam kandang terpisah. Setiap kandang bisa diisi dengan 2-3 anak kelinci sesuai dengan jenis kelaminnya.

Pemberian pakan

Untuk pemberian pakan ini bisa dengan menggunakan pakan berupa  hijau-hijauan, buah-buahan,  konsetrat, dan vitamin.

  • Pakan hijau-hijauan ; rumput gajah, sayuran (kangkung, kubis, kol)
  • Buah-buahan : pisang, papaya, nanas, apel
  • Konsetrat : pelet buatan pabrik

5. Panen dan Pemasaran

Cara Ternak Kelinci Pedaging Untuk Pemula {Terlengkap}
Photo by poskotanews.com

Panen merupakan masa yang paling ditunggu-tunggu oleh peternak dan tidak ada patokan umur khusus dalam proses panen ini.

Kelinci yang sudah berumur diatas 2 bulan sudah bisa di jual untuk kelinci peliharaan. Sedangkan untuk kelinci pedagaing biasanya dipanen setelah berusia 3,5 bulan atau telah memiliki bobot minimal 2-3 kg.

Demikianlah penjelasan mengenai cara ternak kelinci pedaging yang dapat kami sampaikan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menjadi referensi bagi yang ingin mencoba beternak kelinci pedaging

Jika artikel ini dirasa bermanfaat bisa bantu share dan komen dibawah ini agar kami bisa terus mengupgrade informasi yang berkaitan dengan cara ternak kelinci jenis lainnya.

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *