1
15

√7 Kreasi Produk Kerajinan dari Kain Perca yang Unik dan Mudah Dibuat

Bagi Anda yang suka membuat kerajinan tangan, tentunya Anda sudah tidak asing dengan yang namanya kain perca. Kain yang satu ini merupakan jenis kain yang sering dijadikan kerajinan tangan. Ada banyak sekali kerajinan dari kain perca yang sangat cantik, unik dan juga memiliki nilai jual yang tinggi lho.

Tidak hanya itu saja, kelebihan dari kain ini adalah sangat mudah untuk dibentuk. Berbagai jenis kerajinan bisa dibuat dengan menggunakan kain yang serbaguna ini. sebenarnya kain perca sendiri digunakan untuk membuat baju, maupun barang lainnya.

Nah, sisa-sisa kain perca yang tidak digunakan inilah yang bisa dimanfaatkan untuk membuat kerajinan. Dengan sedikit keterampilan, Anda bisa mengubah kerajinan dari kain perca bekas yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Pengertian Kain Perca

Kerajinan dari kain perca

Photo by Bukalapak.com

Perca Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah sobekan (potongan) kecil kain sisa dari jahitan. Jadi yang dimaksud dengan kain perca yaitu jenis kain yang berasal dari sisa atau limbah dari pembuatan pakaian atau barang tekstil dalam bentuk potongan-potongan kecil.

Potongan-potongan kecil dari kain tersebut disatukan dengan menggunakan lem atau dijahit untuk dijadikan sebagai kerajinan  tangan yang mempunyai nilai ekonomis.

Sejarah kerajinan Tangan dari Kain Perca

Adapun kerajinan tangan kain perca sendiri merupakan sebuah kerajinan tangan paling tua di dunia. kerajinan ini menggunakan teknik menggabungkan potongan kain untuk menjadi kerajinan yang bernilai.

Kerajinan ini sendiri dimulai oleh bangsa mesir dan Cina Kuno yang sejak dahulu sudah melapisi baju perang mereka dengan menggunakan kain perca. Bahkan, kerajinan kain ini sudah ada sejak 5 ribu tahun yang lalu.

Hingga di abad ke 11 dan 12, mulai banyak orang yang mengreasikan kain perca untuk dibuat baju, selimut, bantal dan masih banyak lainnya. Semakin lama, kreasi kain perca ini semakin banyak dan bahkan memiliki segi keindahan.

Sejak saat itu, kerajinan ini mulai masuk ke Indonesia kurang lebih di abad ke 19. Bahkan, saat ini kerajinan kain perca mulai menjamur di butik-butik ternama di Indonesia.

Contoh Produk Kerajinan dari Kain Perca

Ada banyak contoh kerajinan yang bisa dibuat dengan menggunakan bahan kain perca. Tentunya kerajinan ini bisa Anda buat sendiri di rumah. tidak hanya itu saja, kerajinan ini juga sangat cantik. Mau tahu apa saja contohnya, yuk langsung saja contoh selengkapnya di bawah ini.

1.      Bantal dari Kain Perca

Bantal dari Kain Perca

Photo by Alexas_Fotos on Pixabay

Kerajinan dari kain perca pertama yang bisa Anda buat adalah bantal. Untuk membuat kerajinan ini Anda bisa menggunakan kain perca polos. Kerajinan dari kain perca polos ini akan menghasilkan sebuah bantal yang sangat cantik.

Terlebih jika Anda memadukannya dengan warna polos yang bermacam-macam. Nantinya, pola yang akan Anda hasilkan tentu sangat cantik dan membuat Anda bisa membuat sebuah bantal yang sangat cantik.

2.      Bunga dari Kain Perca

Bunga dari Kain Perca

Photo on kaskus.co.id

Kerajinan dari kain perca batik yang bisa Anda coba adalah bunga. Jadi, di sini Anda bisa mengombinasikan bunga dengan menggunakan kain perca batik dan polos. Untuk bagian batiknya, Anda bisa menggunakan kain batik sedangkan kelopaknya dibuat dengan menggunakan kain perca polos.

Dengan kombinasi kedua kain ini, Anda bisa membuat kreasi bunga yang cantik dan indah. Selain itu, bunga ini juga bisa menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi. di sini, Anda bisa membuat berbagai jenis bunga yang sesuai dengan kreativitas Anda.

3.      Selimut dari Kain Perca

Selimut dari kain perca

Photo on tumbusapa.com

Kreasi dari kain perca berikutnya yang bisa Anda adalah selimut. Di sini agar tampilan selimut menjadi lebih cantik, Anda bisa mengombinasikannya dengan menggunakan kain perca.

Kain perca ini dikombinasikan dengan menggunakan motif-motif yang berbeda sehingga menghasilkan motif yang sangat cantik dan beragam. Dijamin deh, Anda bisa membuat selimut yang cantik dan tentunya memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

4.      Bros dari Kain Perca

Bros dari kain perca

Photo on bukalapak.com

Serpihan kain perca yang tidak berguna juga bisa Anda manfaatkan untuk dibuat menjadi bros. Di sini Anda bisa membuat bros yang cantik-cantik dengan bentuk yang beragam. Mulai dari bunga, boneka, maupun bentuk lainnya yang lucu-lucu.

Jangan lupa untuk tambahkan pernak-pernik lainnya yang membuat bros ini semakin cantik. Untuk membuat bros, maka di sini hal yang perlu Anda tambahkan seperti lem bakar, jarum dan aksesoris lainnya.

Bros dari kain perca ini bisa Anda jual dan tentunya menghasilkan pundi-pundi rupiah. Apalagi jika Anda berbakat maka Anda bisa membuat kain perca ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

5.      Boneka Lucu dari Kain Perca

Boneka dari kain perca

Photo on metanetworks.org

Kamu juga bisa membuat kerajinan dari kain perca menjadi boneka. Kain perca ini bisa dijadikan sebuah boneka yang sangat bagus lho. Untuk isiannya, Anda bisa menggunakan isian kapuk, busa, maupun isian boneka lainnya. Jika Anda bisa mengkreasikan sebuah boneka yang bagus, maka boneka ini juga bisa memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan juga menghasilkan.

6.      Keset Kain Perca

Keset Kain Perca

Photo on Lazzada.co.id

Setiap rumah tentunya memiliki sebuah keset. Keset biasanya dijadikan sebagai alas kaki sebelum seseorang masuk ke dalam rumah. nah, ternyata keset juga bisa lho dibuat dengan menggunakan kain perca.

Dengan menggunakan kain perca, maka Anda bisa membuat keset dengan aneka motif yang berbeda. Selain itu, untuk membuat keset juga mudah lho dan tentunya bahan yang diperlukan mudah ditemukan.

Di sini, Anda hanya membutuhkan mesin jahit, benang, dan juga kain furing sebagai lapisan dalamnya. Dengan menggunakan kain perca kamu bisa menjual keset ini dan menghasilkan pundi-pundi rupiah lho.

7.      Tas dari Kain Perca

Tas kain perca

Photo on Youtube

Tas adalah salah satu benda yang biasanya digunakan untuk meletakkan barang saat Anda bepergian. Pernahkah Anda melihat seseorang yang menggunakan tas dari kain perca? Tentunya tas ini sangat unik dan juga menarik.

Ternyata untuk membuat tas menggunakan kain perca juga mudah lho. Yang perlu Anda butuhkan hanya sebuah keterampilan dan sedikit modal saja. untuk membuat sebuah tas, maka di sini Anda membutuhkan ritsleting agar tas tersebut lebih aman.

Selebihnya, Anda hanya perlu membuat pola tas dan kemudian menggabungkan kain perca membentuk pola tersebut. Jadi, deh tas dari kain perca sudah siap untuk digunakan. Hasil kerajinan tas ini juga bisa Anda jual dan mendatangkan pundi-pundi rupiah lho.

Video Pembuatan Tas Kain Perca

Baca Juga : √11+ Kreasi Kerajinan Bahan Lunak Beserta Contohnya [Lengkap]

Peralatan yang Dibutuhkan Untuk Membuat Kerajinan Kain Perca

Tentunya sebelum menyulap kain perca sebagai kerajinan  tangan harus menyiapkan beberapa peralatan yang harus disiapkan. Berikun peralatan yang dibutuhkan untuk menyulap kerajinan  tangan dari kain perca :

1.      Alat Jahit

Alat Jahit

Photo by Clem Onojeghuo on Unsplash

Alat menjahit merupakan peralatan utama yang harus disiapkan oleh pengrajin yang akan menyulap kain perca menjadi kerajinan  tangan. Berikut beberapa jenis alat menjahit yang bisa digunakan yaitu :

  • Mesin jahit manual : mesin jahit yang menggunakan kaki untuk menggerakkannya.
  • Mesin jahit semi otomatis : mesin jahit serbaguna yang deigerakkan dengan menggunakan motor listrik.
  • Mesin jahit otomatis : mesin jahit ini bisa berbentuk portable yang tanpa meja.
  • Mesin jahit industri : mesin jahit ini bisa digunakan untuk industri pakaian yang mampu menjahit dengan kecepatan tinggi.
  • Mesin jahit penyelesaian : mesin jahit ini merupakan mesin jahit khusus dan hanya digunakan untuk satu macam penyelesaian jahitan saja.

Itulah beberapa jenis alat jahit yang bisa digunakan untuk menjahit kain perca. Selain menggunakan alat jahit diatas, bisa juga menjahit manual menggunakan tangan yang dibantu dengan jarum jahit dan benang jahit saja.

2.      Alat Pengukur

Alat Pengukur

Photo by derGestalterCottbus on Pixabay

Alat pengukur atau meteran ini merupakan modal dasar penjahit untuk mengukur ukuran bagian tubuh pelanggan maupun kain yang hendak dipotong agar sesuai dengan hasil yang diinginkan

Biasanya ukuran yang digunakan di meteran jahit ini adalah centimeter (cm) dan inchi (inc) yang memiliki panjang sekitar 1,5 meter.

3.      Alat Pembuat Pola

Alat Pembuat Pola

Photo by nathanaelsuryadi.blogspot.com

Alat pembuat pola ini merupakan alat untuk membuat pola pakaian. peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan pola baju yaitu meliputi :

  • Pita Ukuran : untuk menggambar pola pakaian dan untuk penyesuaian pola.
  • Penggaris : penggaris yang digunakan adalah rol dressmaker yang mempunyai berbagai bentuk sesuai dengan kegunannya. Bentuk penggaris ini ada yang berbentuk lurus, lengkung, dan segitiga siku-siku.
  • Kertas Pola : kertas pola ini merupakan tempat menggambar pola busana dengan menggunakan ukuran skala.
  • Skala (ukuran perbandingan) : skala adalah alat ukur yang digunakan untuk menggambar di kertas pola.
  • Pensil dan pulpen/spidol : pensil ini digunakan untuk menggambar garis-garis pola yang nantinya akan dipertajam menggunakan pulpen atau spidol.
  • Penghapus : penghapus ini berguna untuk membersihakan goresan pola yang salah.

4.      Alat Pemotong

Alat Pemotong

Photo by b0red onPixabay

Alat ini merupakan peralatan menjahit yang digunakan untuk meotong kain/bahan pada saat membuat pakaian. Contoh alat pemotong ini antara lain seperti : gunting kain, gunting zig zag, gunting kertas, cutter, gunting benang, dan gunting listrik yang digunakan sesuai dengan keperluannya masing-masing.

5.      Alat Pemberi Tanda

Alat Pemberi Tanda

Photo by Pexels on Pixabay

Alat pemberi tanda adalah semua peralatan menjahit yang digunakan untuk memindahkan garis-garis pola pada kain. Alat-alat untuk memberi tanda tersebut di antaranya adalah rader, karbon jahit, kapur jahit, pensil, kapur, dan skirt marker

6.      Alat-Alat Pelengkap Menjahit

Alat-Alat Pelengkap Menjahit

Photo by Gábor Adonyi on Pixabay

Selain alat menjahit pokok dan alat menjahit pendukung, di dalam menjahit atau membuat pakaian diperlukan alat pelengkap menjahit. Fungsi alat pelengkap ini adalah agar pekerjaan jahit menjahit tidak terhambat atau lancar.

Alat-alat pelengkap menjahit di antaranya adalah jarum tangan, jarum pentul, bidal, pendedel, needle threader, dan bantalan jarum.

7.      Attachment

Attachment adalah alat-alat yang digunakan untuk membantu pada saat menjahit dengan menggunakan mesin jahit. Attachment ini biasanya berbentuk sepatu mesin.

Contoh attachment  diantaranya adalah sepatu lubang kancing, sepatu ritsluiting/resleting, sepatu kelim kecil, sepatu lipit, sepatu lipit mati (obnaiser), sepatu bisban, corong bisban, sepatu zig-zag,  alat bantu pemberi jarak, dan lainnya.

8.      Alat Mengepres

Alat Mengepres

Photo by Filip Mroz on Unsplash

Alat mengepres adalah alat yang digunakan untuk memberikan bentuk yang tetap pada bagian-bagian busana dengan cara disetrika. Dengan demikian, alat yang dibutuhkan untuk pengepresan ini adalah macam-macam seterika, ironing press, bantalan setrika, dan papan seterika.

Bahan Untuk Membuat Kerajinan Kain Perca

Bahan Untuk Membuat Kerajinan Kain Perca

Photo by Mircea Ploscar on Pixabay

Kita bisa mendapatkan kain perca ini dari sisa-sisa kain jahit yang sudah tidak terpakai baik kain perca polos, kain perca batik, ataupun motif lainnya. berikut ini adalah jenis kain yang biasanya digunakan untuk membuat kerajinan dari kain perca yaitu :

  • Kain Wool : jenis kain yang berserat tebal dan sangat lembut dan biasa digunakan sebagai bahan dasar pakaian hangat atau sweater.
  • Kain Lycra : jenis kain yang bertekstur lembut dan elastic.
  • Kain Akrilit : jenis bahan terbuat dari bahan sejenis plastik dan biasa digunakan untuk membuat kemeja.
  • Kain Chiffon : jenis kain yang sangat ringan. Bahan dasar kain chiffon adalah katun, sutera, atau fiber sintetis.
  • Kain Ceruti : jenis kain yang mirip dengan chiffon dengan ciri khas keduanya yang sama-sama tipis.
  • Kain Katun : jenis kain hasil rajutan yang berbahan dasar serat kapas.
  • Kain Flanel : jenis kain yang dibuat dari bahan dasar serat wol, tanpa ditenun. Kain ini memiliki tekstur yang agak tebal, namun sangat lembut dan lentur sehingga mudah dibentuk apa saja.
  • Kain Satin : jenis kain yang memiliki permukaan mengkilap serta licin, namun bagian belakangnya suram.
  • Kain Denin : kain yang biasanya digunakan untuk membuat berbagai macam jeans seperti celana jeans, jaket jeans, dan lain-lainnya.
  • Kain Rayon : jenis kain yang biasanya tampak berkilau dan tidak mudah kusut.
  • Kain Sutra : jenis bahan yang sangat ringan dan memiliki tekstur yang sangat lembut sehingga harus berhati-hati dalam penjahitan maupun perawatan lain, misalnya pencucian dan penyetrikaan.
  • Kain Polyester : kain yang memiliki kesamaan dengan kain katun. Namun, dari segi kualitas, jenis kain ini masih satu tingkat dibawah kain katun. Bahan dasar kain PE adalah benang polyester.
  • Kain Blacu : jenis kain yang terbuat dari bahan dasar kapas. Kain ini sangat fleksibel sehingga sangat mudah dibentuk menjadi aneka bentuk kreasi serta ditambahkan hiasan apapun.

Baca Juga : √7+ Produk Kerajinan Bahan Keras Di Nusantara [Lengkap]

Macam-Macam Bentuk Potongan Kain Perca

Macam-Macam Bentuk Potongan Kain Perca

Photo by elo7.com.br

Kerajinan dari kain perca ini memiliki beberapa macam bentuk yang bisa diaplikasikan dalam pembuatannya.

Potongan-potongan kain perca nanti dibentuk sesuai dengan keinginan yang nantinya digabungkan dan dijahit dengan rapi.

  • Bentuk segitiga : bentuk segitiga merupakan bentuk yang paling sederhana. Potongan kain dipotong memjadi bentuk segitiga sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Bentuk ini biasanya digunakan untuk membuat motif rumput, sisik
  • Bentuk persegi : bentuk persegi (kotak) atau persegi panjang bisa digunakan sebagai alternative selain bentuk segitiga. Biasanya bentuk ini diaplikasikan untuk motif catur, zig zag, diamond dan lainnya.
  • Bentuk geometri lainnya : selanjutnya adalah bentuk geometri lainnya yang meliputi segi enam, segi lima, bulat, dan lainnya. Contoh yang bisa diambil adalah motif sarang lebah yang mengambil bentuk segi enam.
  • Bentuk manusia, hewan, dan tumbuhan : terakhir adalah bentuk manusia, hewan, dan tumbuhan yang biasanya diaplikasikan untuk menginovasi motif utamanya.

Teknik Menjahit Kain Perca

Teknik Menjahit Kain Perca

Photo by Jeff Wade on Unsplash

Dalam proses pembuatan kerajinan dari kain perca, diperlukan beberapa teknik menjahit diantaranya :

  • Teknik Patchwork : prinsip dari teknik ini adalah dengan menjahit kain perca sesuai dengan potongannya. Teknik ini membutuhkan skill menjahit secara lurus sehingga kain perca yang dihasilkan nantinya bisa membentuk motif-motif          tertentu.
  • Teknik Applique : prinsip teknik ini adalah proses membuat motif dari kain perca yang ditempelkan kepada kain yang masih utuh. Kain perca dalam teknik ini hanya bertindak sebagai hiasan pada sebuah background kain yang utuh.
  • Teknik Quilting : prinsip teknik ini untuk menambahkan masa/berat berupa busa atau sejenisnya pada kain perca yang sudah dijahit. Hasil dari teknik ini adalah kain perca yang mempunyai masa/berat yang tebal dari pada sebelumnya.

Keuntungan Berbisnis Kerajinan dari Kain Perca

Membuat kerajinan dari kain perca juga bisa dijadikan sebagai peluang bisnis. Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan membuat kerajinan dari kain ini. beberapa keuntungan tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Modal yang diperlukan tidak terlalu besar
  2. Ada banyak produk yang bisa dibuat dengan menggunakan kain perca
  3. Memiliki target konsumen yang luas sehingga menguntungkan
  4. Bisa dipromosikan melalui teknologi dan sosial media
  5. Membuka lapangan kerja lokal untuk masyarakat sekitar
  6. Keuntungan berlipat ganda.

Penutup

Bagaimana? Bukankah kain perca yang Anda kira tidak bermanfaat ini bisa menghasilkan uang bukan? Yuk, bagi Anda yang memiliki bakat dalam bidang kerajinan dari kain perca, tunggu apa lagi. Manfaatkan bakat Anda tersebut untuk membuka peluang usaha yang menjanjikan.

Kalau tidak sekarang kapan lagi? Kalau tidak memulai dari sekarang, dari kapan lagi bukan? Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat memberikan inspirasi untuk Anda yang masih bingung mau membuka usaha apa.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply